PROGRAM BAYI TABUNG GRATIS DI MALAYSIA

Sebagai pasangan suami istri yang pernah mengalami kesulitan memiliki anak, aku bisa merasakan benar bagaimana rasa rindu ingin memiliki buah hati. Banyak faktor yang bisa menyebabkan pembuahan di dalam rahim kita gagal. Tulisan kali ini akan aku buat selugas mungkin dengan typikal bahasaku agar teman-teman yang memang membutuhkan informasi terkait program memiliki anak bisa sedikit mendapat pencerahan dan semangat setelah membaca nya 

Dengan background Apoteker sebenar nya saat kuliah dulu cukup banyak aku mendapatkan kuliah mengenai Fisiologi Manusia, apalagi aku ingat banget Dosen ku sangat apik dan menyenangkan membawakan sesi mata kuliah ini. Fisiologi Manusia adalah ilmu dasar tentang ilmu mekanis, fisik, dan biokimia fungsi manusia yang sehat, organ-organ tubuh, dan sel-sel yang tersusun. Ilmu yang menurut aku banyak terkait dengan proses pembentukan manusia kembali nanti nya.

Ketika hampir memasuki usia pernikahan 5 tahun, kami berdua belum juga di karunia anak. Kami memang memutuskan bila tepat ulang tahun pernikahan ke 5 nanti, kami akan saling menghadiah kan pasangan kami dengan datang ke Obgyn untuk periksa kandungan secara menyeluruh. Suamiku tidak merokok sejak SMA sampai sekarang. Masa remaja nya pun aktif di isi dengan aktivitas olahraga sehingga aku merasa ada masalah kelihatan nya di diriku. Sebelum memasuki usia ulang tahun ke 5 pernikahan aku mulai merubah pola hidupku, yang tadi nya kalau sarapan dan makan siang asal saja, hanya mementingkan kesukaan ku saja, yaitu semua yang berlemak dan pedas. Aku mulai memutus rantai itu dengan rutin minum jus sayur dan buah setiap pagi sekitar 400ml dan mulai mengurangi asupan lemak tidak sehat secara dratis, terutama kulit ayam yang merupakan favorite ku -_-

Singkat cerita aku berhasil hamil sebelum usia pernikahan 5 tahun. Kami sangat bersyukur di beri previlege ini. Memang tidak semua cerita program hamil bisa berlangsung dengan akhir yang indah. Aku punya teman, 2 orang bahkan, yang ada di lingkaran terdekat ku. Kedua nya sudah belasan tahun menikah dan sudah mencoba semua program hamil dari sejak pernikahan di usia-usia awal. Bahkan mereka berdua sudah mencoba program bayi tabung dan belum juga berhasil.

My baby boy Raidra alexander Hutabarat.. after five years waiting :*

Banyak faktor memang yang bisa menyebabkan program bayi tabung tidak berhasil dan kebetulan beberapa hari yang lalu aku di undang oleh Malaysia Healthcare yang bekerja sama dengan 6 RS ternama di Malaysia untuk menghadiri Program Bayi Tabung Gratis untuk 12 Pasangan Suami Istri Indonesia.

Ini seperti angin segar menurutku karena memang sebagai negara paling dekat dengan Indonesia, harus kita akui bahwa sister country ini sedikit lebih maju dalam hal perkembangan teknologi kedokteran nya.

Acara yang berlangsung di Hotel Akmani Menteng, 15 Januari 2020 di hadiri oleh rekan-rekan media dan blogger. Sedangkan perwakilan dari Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) yaitu Nik Yazmin Nik Azman, Consultant O&G & Fertility Specialist Alpha Fertility Centre Dr. Lam Wei Kian, Medical Director & Fertility Specialist Sunfert International Fertility Centre Dr. Eeson Sinthamoney.

Sebelum bercerita tentang program Harapan Dua Garis ini, aku mau share dulu terkait pengetahuan yang aku dapatkan dari para narasumber terkait bayi tabung.

Apa itu In Vitro Fertilisation (IVF)?

IVF adalah proses pembuahan dengan mengekstraksi telur, mengambil sampel sperma, dan kemudian secara manual menggabungkan telur dan sperma dalam wadah kaca di laboratorium. Embrio kemudian dipindahkan ke rahim. Bahasa awam nya di sebut sebagai Program Bayi Tabung (source : wikipedia & americapregnancy.org)

Kamu tahu gak Moms bayi hasil program bayi tabung pertama saat ini sudah berusia berapa tahun saat ini?

Tepat pada tanggal 25 Juli 1978 lahir bayi tabung pertama berjenis kelamin wanita dengan BB 2,5kg di RSU Manchester Inggris. Ini arti nya usia bayi tabung pertama pada bulan Juli 2020 nanti adalah 42 tahun. Sejak itu sampai pada 2018, dilaporkan sudah ada 8 juta bayi telah lahir di seluruh dunia sebagai hasil IVF sejak 1978. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak selebritas Hollywood juga melakukan program bayi tabung, di antaranya Chrissy Teigen, Tamron Hall, Courtney Cox, dan Gabrielle Union. Selebritas tanah air kita yang pakai program bayi tabung antara lain Tya Ariestya, Ratna Galih, dan Cynthia Lamusu.

Lalu kapan kita memutuskan kita memerlukan IVF ?

Dari yang aku baca dan pelajari, ini beberapa kriteria di mana kondisi yang sudah membutuhkan program IVF yaitu :

  • Saluran tuba yang terblokir atau rusak
  • Infertilitas faktor laki-laki termasuk penurunan jumlah sperma atau motilitas sperma
  • Perempuan dengan gangguan ovulasi, gagal ovarium prematur, fibroid uterus
  • Perempuan yang telah memiliki fallopi
  • Individu dengan kelainan genetik
  • Infertilitas yang tidak terjelaskan

Tapi perlu di Ingat yah bahwa faktor kesuburan bukan hanya dari perempuan saja tapi juga bisa pada laki-laki atau bisa keduanya. Jadi, jangan pernah salah kaprah Moms bahwa ketidaksuburan hanya dari salah satu pasangan saja. Itu sebabnya pasangan suami-istri harus melakukan pengecekan untuk mengetahui ada atau tidaknya permasalahan yang mengganggu kesuburan.

Kemarin ada yang sempat menanyakan bagaimana jika program IVF gagal, kapan harus kembali melakukan bayi tabung?

Para narasumber menjawab bahwa kegagalan dapat saja terjadi karena berbagai faktor. Contohnya, ada beberapa kasus yang menyebutkan bahwa saat program bayi tabung ternyata ditemukan kista di rahim yang sangat mempengaruhi kehamilan, jadi dokter akan mengangkat kistanya terlebih dahulu sebelum mengulang tahap kedua. Saat program pertama gagal, jika tubuh pasangan dalam keadaan baik-baik saja, kualitas sperma dan telur juga sehat, secepatnya program bayi tabung bisa kembali dilakukan untuk yang kedua kalinya. Biasanya, rentang waktu untuk memulai kembali program ini adalah 1 sampai 2 bulan dari kegagalan awal.

Nah yang jadi pertanyaan selanjutnya biasa nya adalah soal biaya? Melakukan nya di Indonesia saja sudah terbilang mahal program ini … bagaimana kalau di lakukan di Malaysia yah?

Biaya perawatan yang ditawarkan oleh rumah sakit swasta maupun pusat kesehatan kesuburan yang ada di Malaysia terbilang memiliki harga yang relatif terjangkau dengan dokter dan ahli embriologi yang dihadirkan sangat berpengalaman. Biasanya, perawatan kesuburan di Malaysia sekitar USD 4000 sampai 5000 atau kisaran 57 jutaan hingga 71 jutaan, tergantung dari kondisi pasien dan rumah sakit penyedia layanan ini. Namun ada angin segar nih buat kita yang membutuhkan program IVF ini namun terbentur dengan biaya karena MTHC meluncurkan Program “Harapan Dua Garis” yang dari awal sudah aku sounding 😉

Program “Harapan Dua Garis”

Dalam rangka kampanye Malaysia Year of Healthcare Travel 2020 (MyHT2020), Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) hari ini meluncurkan program “Harapan Dua Garis”. Melalui program ini, Malaysia Healthcare ingin membantu para pasangan untuk mewujudkan impian mereka menjadi orang tua dengan menyediakan akses perawatan IVF bagi 12 pasangan suami istri beruntung asal Indonesia yang telah merencanakan kehamilan namun memiliki kendala gangguan kesuburan (infertilitas).

Untuk di Malaysia sendiri Program Bayi tabung berhasil di lakukan pada tahun 1985 dan sampai sekarang tingkat keberhasilan bayi tabung di Malaysia cukup tinggi yaitu 1 dari 2 pasutri yang melakukan program bayi tabung berhasil positive mendapatkan dua garis.

Sampai saat ini di Malaysia sendiri sudah ada 22 klinik dan RS spesialis program bayi tabung dan 6 di antara nya yaitu Mahkota Medical Centre in Melaka, Genesis IVF and Island Hospital in Penang, Sunfert International Fertility Centre, TMC Fertility Centre, and Alpha IVF in Kuala Lumpur bekerja sama dengan MHTC meluncurkan program “Harapan Dua Garis” ini.

So buat kamu yang memerlukan program IVF ini atau kamu mengenal siapa yang membutuhkan nya silahkan browsing ke link ini dan pelajari mekanisme nya secara detail lalu submit data kalian. Semoga kalian atau teman kalian salah satu yang beruntung terpilih untuk mengikuti program IVF cuma-cuma ini.

Keep spirit dan jangan mudah putus asa yah Dear, percayalah pertolongan Tuhan nyata ada nya .. aku salah satu saksi hidup yang berhasil mendapatkan keturunan walaupun bukan melalui program bayi tabung. Sehat-sehat untuk kalian semua dan bila di rasa tulisan ini bermanfaat mohon di sampaikan ke yang membutuhkan dan kalau kalian ingin mendapatkan buku terkait Cara mengatasi Infertilitas exclusive karangan Dr Eeson Sinthamoney yang menjadi pembicara utama di acara ini silahkan klik di sini.

Jangan lupa follow Medical Tourism Malaysia di Akun IG https://www.instagram.com/medtourismmy.id/ untuk mendapatkan update informasi terkait program ini.

Salam @vibrievb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *