ANAK LAHIR CAESAR LEBIH RENTAN SAKIT?

Ketika aku di ajak oleh Nutriclub ID untuk mengikuti sesi webinar class di akhir Agustus kemarin, dengan Tema “ Optimalkan Imunitas Anak Kelahiran Caesar Dengan Mikrobiota Sehat “ langsung menggelitik rasa ingin tahu ku karena kedua anak dilahirkan dengan metoda jalan kelahiran Caesar.

Kenapa perlu di tingkatkan yah Imunitas anak kelahiran Caesar? Apakah daya tahan tubuh nya jadi berbeda dengan mereka yang lahir dengan metoda normal? Segudang pertanyaan langsung membersit di benakku dan tidak sabar untuk segera mendapatkan ilmu terkait ini karena mengingat imunitas tubuh adalah segala nya di masa pandemi ini

Rain (4,5 tahun) dan Ivy (1,5 tahun) kedua nya lahir Caesar karena memang aku selalu pecah ketuban dini. Rain lahir di usia week 37 dan Ivy di Week 35. Bahkan aku mengalami beberapa kesulitan saat melahirkan Ivy. Dokter minta aku bertahan jangan lahiran dulu karena di week 35 di takutkan pematangan organ paru anak belum berkembang maksimal. Tapi apa boleh buat, aku sudah langsung pecah ketuban dan bleeding (pendarahan yg cukup deras). Jam 11 malam masuk RS dgn kondisi pendarahan dan mulai berhenti sekitar Pk.12an lalu bed rest di RS dan mencoba bertahan dengan gelombang cinta yang datang setiap 2 – 5 menit sekali dengan konsisten. Jam 4 subuh jalan kelahiran ku sudah sangat lunak dan Baby Ivy siap lahir jadi dokter memutuskan aku operasi caesar Pk.07.00 pagi.

Ini Riverain avana (Ivy) anak kedua ku dan saat ini usia nya 1,5 tahun

Ivy lahir dengan BB ngepas yaitu 2,5 kg tapi ini sangat Alhamdulillah karena respon nangis dan warna kulit nya bagus sehingga tidak perlu masuk ruangan khusus saat lahir. Pemberian ASI dan Vitamin D melalui berjemur pagi hari secara ketat aku  jadwalkan karena aku tidak mau Ivy mengalami kuning dan masuk inkubator. Aku dan suami benar-benar memantau pemberian ASI setiap 2 jam sekali karena bayi 35 week dgn BB standar sangat rentan mengalami kuning.

Ini saat usia kandunganku memasuki usia 35 week (hamil Ivy)

Alhamdulillah semua bisa kami lalui dengan baik. Ivy tidak mengalami kuning dan bertambah berat badan dengan stabil. Namun memang aku perhatikan Ivy kalau sudah kena flu atau pilek agak lama recovery menyembuhkan diri nya sendiri. Apakah ini bertanda imunitas nya kurang optimal?

IMUNITAS ANAK KELAHIRAN CAESAR

Narasumber di webinar kali ini adalah pembicara ahli yang benar-benar kompeten di bidang nya. Aku selalu excited bila profile narsum yang di tampilkan adalah seorang profesor. Profesor adalah gelar tertinggi yang bisa diberikan kepada seseorang di jenis bidang keilmuan nya jadi bisa terbayangkan pembicara kali ini benar-benar penuh ilmu.

  1. Prof Dr Moh. Jufrie, SpA (K), PhD
  2. Dr.dr. Ali Sungkar, SpOG (K)
  3. Chyntia Lamusu, Artist dan Ibu dari persalinan caesar

Tema yang di angkat oleh Prof. Jufrie adalah tentang Mikrobiota Saluran Cerna Fondasi Untuk Imunitas Anak. Fakta mengenai Mikrobiota dan Manusia yang harus kita ketahui adalah bahwa untuk bisa BERFUNGSI NORMAL tubuh tidak hanya tersusun atas organ seperti Jantung, Saluran Cerna dan Syaraf saja tetapi Tubuh juga membutuhkan MIKROBIOTA untuk mendukung fungsi normal nya berjalan.

Mikroorganisme di tubuh kita dapat di temukan di rongga mulut, organ genital, saluran nafas, kulit dan saluran cerna.

Mikrobiota Usus adalah sekumpulan bakteri baik dan jahat yang ada di dalam usus di mana jumlah nya bisa mencapai 1 – 2 kg yang melebihi jumlah sel dalam tubuh. Di perkirakan jumlah sel Mikrobiota di sekitar 1013 – 1014 dengan lokasi terbanyak di usus besar. Bisa kebayaaaaaang yah Moms peran penting mikroorganisme ini di saluran pencernaan kita.

Nah, Prof Jufrie menyampaikan bahwa kesimbangan mikrobiota USUS ini sangat di pengaruhi oleh jalan lahir nya. Pada anak lahir normal mikrobiota usus yang banyak terdapat adalah jenis bakteri baik yaitu Lactobacillus yang terpapar oleh cairan vagina ibu nya saat lahiran. Namun pada Bayi yang lahir Caesar bakteri terbanyak di usus nya adalah jenis patogen (bila berlebih akan menimbulkan masalah kesehatan) yaitu jenis Staphylococus propionibacterium yang bisa terpapar dari kondisi lingkungan ruang operasi.

Proporsi bakteri baik dan bakteri jahat haruslah seimbang di dalam flora usus agar metabolisme berjalan baik. Bila keseimbangan bakteri baik dan bakteri jahat ini tergnaggu maka di sebut sebagai DISBIOSIS. Bila bakteri baik jumlah nya lebih banyak dari bakteri jahat maka akan terbentuk IMUN YANG SEHAT.

Ada beberapa penelitian yang di sampaikan Prof. Jufrie terkait resiko penyakit jangka panjang pada anak kelahiran Caesar yaitu :

  1. Asma
  2. Alergi
  3. Obesitas
  4. Penyakit Inflamasi Usus (IBD)

Bagaimana cara membantu memperbaiki keseimbangan microbiota saluran cerna? Semua narasumber sepakat bahwa ASI merupakan NUTRISI terbaik termasuk pada anak yang lahir Caesar karena di dalam ASI banyak mengandung Probiotik (human milk oligosaccharide) dan Prebiotik (bifidobacteria yang berinteraksi dengan sel-sel imun)

Setelah sesi dengan Prof Jufri selesai langsung di sambung dengan Dr Ali Sungkar yang mejelaskan bahwa ada beberapa kondisi kelahiran Caesar yang memang mau tidak mau harus di lakukan yaitu :

  1. Persalinan Tidak maju
  2. Bayi mengalami distress
  3. Posisi / presentasi tidak sesuai missal nya sungsang
  4. Kembar atau triplet
  5. Kelainan letak plasenta
  6. Prolaps tali pusat
  7. Masalah kesehatan
  8. Hambatan jalan lahir
  9. Riwayat operasi sesar sebelum nya

Aku masuk di no 9 nih mom… riwayat aku selalu pecah ketuban dini jadi dokter sudah memperkirakan hal yang sama bisa terjadi bahkan kemungkinan lebih cepat. Benar juga, Rain lahir di week 37 eh Ivy di week 35 -_-

Kehamilan menyebabkan perubahan populasi mikrobiota pada saluran cerna maupun vagina dan kembali di sini Dr Ali Sungkar menegaskan pernyataan Prof Jufrie bahwa anak yang lahir Caesar dan tidak terpapar oleh bakteri baik melalui saluran vagina ibu nya maka harus di berikan ASI di masa 6 bulan pertama nya agar membantu menyeimbangkan terbentuk nya flora usus yang seimbang.

Mom Cynthia Lamusu seperti yang kita ketahui beberapa tahun yang lalu melahirkan anak kembar melalui proses Caesar dan merupakan anak dari hasil proses bayi tabung juga menyampaikan sangat concern memberikan secara ketat ASI sampai 2 tahun usia anak-anak nya.

Namun jangan kuatir yah Moms, para narasumber menyampaikan bahwa dengan perkembangan teknologi di dunia kedokteran dan farmasi dengan informasi yang adequate kita bisa membantu anak-anak kelahiran Caesar melalui pemberian nutrisi yang mengandung probiotik dan prebiotik tinggi sehingga bisa membantu meng optimal kan pembentukan imunitas tubuh nya.

Terima kasih Nutriclub ID sudah kembali memfasilitasi kami para MAMA yang memang ngotot bangeeet ingin selalu terupdate dengan informasi2 bermanfaat seperti ini apalagi sangat relevan dengan kebutuhan kesehatan di masa pandemi dan semoga tulisan aku kali ini bisa memberikan pencerahan yah Moms untuk kalian yang memiliki anak dengan kelahiran Caesar.

Jangan lupa follow Instagram @nutriclub_id untuk mendapatkan update mengenai ilmu-ilmu parenting dan selalu berikan anak-anak kita susu bernutrisi yang mengandung Probiotik dan Prebiotik. Sampai bertemu Moms.

Salam,

@vibrievb

2 Comments Add yours

  1. Shady Jasmin says:

    Informasinya sangat bermanfaat mom. Terima kasih sudah sharing

  2. Jade Ayu says:

    waaa Ivy tnyata 35w yaaa. Alhamdulillah sehaatt.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *